
AKU MENAMAINYA
“KISAH SUNYI”
Ketika dikesunyian mengapung di sepanjang garis malam…
Di gelap lembah, kita pernah membaca sebuah sajak dengan keheningan yg kekal...
Apakah kini namaku masih kau genggam bersama rosario di jemarimu…?
Atau kah tercerai-berai bersama waktu yg memunggungimu…?
Tetapi malam sesungguhnya tak pernah memejam…
Ia hanya diam-diam menyembunyikan kita dalam kelam…
Agar kita atau kau…!! Dapat tidur dengan tentram...
Sedangkan apa yg mereka katakan dan yg kau dengar…
Hanyalah sebuah keyakinan yg kelak kan rapuh serupa getas dahan di musim kemarau…
Sedang aku tak perlu mengambil semua, cukup segenggam darimu, aku memahami...
Biar kunikmati luka kata karna mu, berdarah di setiap huruf yg terbaca…
Dan tlah kujadikan lelahku bingkai yg abadikan kata-kata…
Ranting yg menjaga daun berjatuhan...
Karna setiap kisah, punya cerita yg disimpannya sendiri…
Menanggung lara sendiri, bahagia sendiri…
Dan aku menamainya, “Kisah Sunyi”...
Ketika kita tlah insyaf dalam mencinta…
~220814~


No comments:
Post a Comment