gumpalan awan di langit biru bercerita kisah tentangmu
saat deras hujan bagai air mata yg jatuh
lalu secerah mentari mambuat wajah termangu
terjebak diantara kebisuan ungkapan hati yg merindu
tetapi kan ku biarkan senyum itu membingkai cerita
tentang rindu yg ku tujukan ketika indahnya jingga
yg membekap dan membeku diantara getar getar jiwa
karna ingin sekali ku ungkapkan nada nada cinta
dengan irama yg teduhkan hati meresap dalam untaian doa
laksana bait-bait yg berbisik menantikan tibanya senja
yg menjelang malam tak ingin sunyi berteman gulita
maka ku lebur semua di atas sajadah tuk sucikan rindu didada
yg kutatap diantara sorot matamu yg jua sebagai hamba
segenap harapan di hati yg inginkan menuju surga-Nya
sebagai sebuah Sunnatullah belawan jiwa
tuk padukan cinta didada dengan bismillah
saat deras hujan bagai air mata yg jatuh
lalu secerah mentari mambuat wajah termangu
terjebak diantara kebisuan ungkapan hati yg merindu
tetapi kan ku biarkan senyum itu membingkai cerita
tentang rindu yg ku tujukan ketika indahnya jingga
yg membekap dan membeku diantara getar getar jiwa
karna ingin sekali ku ungkapkan nada nada cinta
dengan irama yg teduhkan hati meresap dalam untaian doa
laksana bait-bait yg berbisik menantikan tibanya senja
yg menjelang malam tak ingin sunyi berteman gulita
maka ku lebur semua di atas sajadah tuk sucikan rindu didada
yg kutatap diantara sorot matamu yg jua sebagai hamba
segenap harapan di hati yg inginkan menuju surga-Nya
sebagai sebuah Sunnatullah belawan jiwa
tuk padukan cinta didada dengan bismillah
~181113~
On Facebook


No comments:
Post a Comment