kala kau hadir bersama senyum mu…
senyuman itu membenih di imajinasi ku…
yg menjadikannya rasa dalam puisi puisi ku…
dimana ditiap baitnya ku petik dari helai nafas mu…
yg pada selaksanya kucipta dari bayang bayang mu…
dimana aku yg selalu kaku bila ingin menyapa mu…
hingga pertarungan batin ini mengalungkan rindu…
tetapi empat hari kau berlalu dan aku tetap menunggu…
walau mentari tlah mengusir malam ku di subuh itu…
dan tiba tiba kau hadir mengusir nyanyian pilu ku…
yg kucatat dari pergerakan senyum di bibirmu…
“…adalah kau yg selalu ada di dalam puisiku…”
~221113~
senyuman itu membenih di imajinasi ku…
yg menjadikannya rasa dalam puisi puisi ku…
dimana ditiap baitnya ku petik dari helai nafas mu…
yg pada selaksanya kucipta dari bayang bayang mu…
dimana aku yg selalu kaku bila ingin menyapa mu…
hingga pertarungan batin ini mengalungkan rindu…
tetapi empat hari kau berlalu dan aku tetap menunggu…
walau mentari tlah mengusir malam ku di subuh itu…
dan tiba tiba kau hadir mengusir nyanyian pilu ku…
yg kucatat dari pergerakan senyum di bibirmu…
“…adalah kau yg selalu ada di dalam puisiku…”
~221113~
On Facebook


No comments:
Post a Comment