Teruntuk yg telah berlalu, teruntuk kalian yg pernah singgah dalam
hatiku, Maaf… Maaf… dan maafkanlah aku. Rasa yg terbesit dari relung qalbu ini
karna andai harus memilih dan andai harus bertitah, aku kan bilang, “Tuhan,
mengapa Engkau perkenalkan aku dengan mereka, sementara diakhirnya, kalian
harus kecewa dengan diri yg labil ini…
Meski malam semakin larut, tetapi dengarlah rintik hujan diluar sana.
Meski ia datang memperbaharui setiap udara kotor itu, namun tak sedikit
gemuruhnya berkoar, dan penyesalan itu tak datang di awal waktu. Karna sang
waktu tak mungkin berputar mundur, tak mungkin bisa dirubah, meski sesak di
paru-paru… Sesal yg tiada guna…
Haaahhh…!! Apa yg telah ku lakukan pada kalian…? Lihatlah kipas yg berputar
dilangit-langit itu, dengarkanlah setiap alunan sunyinya… Udara pun enggan tuk
bergerak…





No comments:
Post a Comment