Dalamku Tersimpuh

Dalam tersimpuh aku sepanjang malam…
heningku mengalun hingga ditepian subuh…
kemudian menyeru sang diri…
dengan suara yg menetes embun didedaunan…

seperti desah napasnya yg berat oleh waktu…
begitulah segalanya terdengar…
suara itu menjadi bongkahan airmata…
bagi kesunyian, bagi kegelisahan…

Menunggu tiba matahari di tangannya…
yg meraba-raba, yg menerka-nerka
dan memburu segala…
Yg menetes dan meleleh…

Dan ku torehkan sekejab benakku
Dikulit datar dengan tinta keagungan-Nya…
Di detik-detik yg hentikan impian subuh…

Adalah qalbu penuh kelalaian dan terasa keluh…
untuk dilafazkan di pertemuan akhir…
yg tak mampu diterawang oleh siapapun…
kecuali maut yang sanggup menuntaskannya…


--- --- --- --- --- --- --- --- --- ---


By Ibnoe @ Medan, April 2005
Nick Name On Facebook, "Bang Regar"
"Aku belajar dari pengalaman hidup yg berkelana di dunia ini atas kehendak-Nya, hingga rasa terlalu Sakit itu mencipta sadarku bahwa tujuanku sesungguhnya adalah utk menggapai tangan-Nya agar meraih Cinta & Kasih-Nya, dalam kesabaran yg menuai hikmah atas segala Nikmat yg tlah diberikan-Nya..."





No comments:

Post a Comment

Viewers