SYAIR TANPA JUDUL

Ketika hatimu patah itu adalah hal yang paling menyedihkan di dunia. Semua energimu meninggalkan mu dan segala sesuatu dalam hidup mu, tampaknya kehilangan semua makna. Kau memberikan hati dan jiwa untuk cinta ini, dan sekarang sudah tidak ada lagi.  
Bagaimana bisa hatimu akan menjadi utuh lagi? Ada pemikiran yang sangat mendalam disebabkan "Tidak Ada Seseorang Yang Secara Keseluruhan Hatinya Patah". Meskipun patah hati memang menyakitkan, ia membawa seseorang untuk beralih ke Sang Khalik. 
Dia menyadari bahwa dia akhirnya sendirian di dunia kecuali Sang Khalik yang selalu ada tuk menghiburnya. 


Catatan Cinta & Qalbuku @ By Ibnoe

 “-------------------------”

Pernahkah kau bertanya kenapa…?
Ketika jantungku berhenti, kau dan penyesalan…
Walau tetap ada celah-celah yang sakit…

Pernahkah kau bertanya kenapa…?
Ketika kau memberikan hatimu pd dusta…
Dan dia mengambil itu lalu menginjak-injaknya di atas tanah…
Sampai kau menangis…!

Pernahkah kau bertanya kenapa…?
Aku selalu berpikir kita akan melihat kembali air mata kita dan tertawa…
Tapi aku tak pernah berpikir kita akan melihat kembali pada tawa dan teriakan…

Cinta adalah sehalus kaca, sekali rusak ia akan pecah…
Kau bilang aku tidak pernah mengerti penderitaan mu...
Lalu apa yang aku rasakan sekarang…?
Kau telah memecahkan kaca itu…

Apa yang terjadi padamu…?
Apakah kegelapan akhirnya mengambil alih kewarasanmu yang pernah terjadi...
Hingga kegilaanmu kau anggap karna hasrat-hasrat cinta yg berliku…
Karna takut kehilangan…

Dan apa yg terjadi padaku…?
Karna kau selalu berhasil menyelinap kembali dalam fikiran ku...
Walau semua itu hanyalah tinggal kenangan-kenangan semu…
Hingga waktu yang menyadarkan ku…

Bahwa, mencintai mu adalah kesalahan favorit ku…!
Yang membawaku berfikir lebih dewasa, knp harus meninggalkan mu…

(Oct 25th 2007)



“-------------------------”

Apa yang harus kukatakan padamu…
Namun aku terbaring di sini memikirkanmu...
Walau Noda cinta yg mengelola atas dunia ini...
Yg memakan daun dalam dedaunan, Layu…!

Noda itu miliki cabang yg tajam…
Bersandar melawan beratnya langit ungu…
Kehalusannya tidak ada cahaya…
Hanya sari madu yg berubah menjadi racun…!

Menetes dari daun ke daun dan dahan ke dahan…
Hanya tuk manjakan warna dari seluruh duniamu…
Aku sendirian...! Tanpa dirimu yg dulu…!
Beratnya kasih tak mampu ku topang…
Hingga kepala ku membentur langit kemarau…

Lihat aku! Hatimu telah membawanya…
Namun teringat kembali ada mukena hitam dibalik tuturmu…
Dan lihatlah…! pada akhirnya semua gersang...!

Dan Bagaimana aku bisa tahu…
Jika aku akan pernah mencintaimu lagi…
Seperti yang aku lakukan dulu…

(Oct 26th 2007)



“-------------------------”

Aku ingin menulis tentang bagaimana kau membuat ku merasa
Bagaimana setiap kali aku melihat wajahmu, aku tahu kalau kau nyata
Tapi aku tidak bisa lagi menggambarkan perasaan ketika kau & aku
Tidak bisa menjelaskan bahagia yg akhirnya membawa hati ini pergi
Tapi aku ingin menulis tentang hal itu, aku selalu ingin menulis tentang mu

Aku ingin menulis tentang hari itu ketika kita berencana
Bagaimana setiap kali kau tertawa akan berlama-lama di armada cinta
Tapi aku tidak bisa lagi menggambarkan pandangan penuh kasih di mata mu
Tidak bisa menjelaskan alasan mengapa aku mengatakan slamat tinggal
Tapi aku ingin menulis tentang hal itu, aku selalu ingin menulis tentang mu

Aku ingin menulis tentang semua kenangan kita dan semua cerita kita
Bagaimana setiap kali menaklukkan segala coba bersama-sama
Tapi aku tidak bisa menggambarkan knp mengambil jalan yg berbeda
Aku tidak bisa menggambarkan rasa aman ku dalam satu tampilanmu
Tapi aku ingin, aku ingin menulis tentang mu

Aku ingin menulis tentang kita yg dulu
Bagaimana semuanya rasakan cinta sejati tidak nafsu
Tapi aku tidak bisa menjelaskan apa-apa tanpamu
Aku tidak bisa menjelaskan semua harapan dan impian kita
Bagaimana segala sesuatu yg tersisa begitu sempurna dalam armada jeritan

Aku ingin menulis tapi aku tidak bisa…
Aku tak bisa lagi menjelaskan bagaimana rencana yg miliki berjuta harapan
Biarlah Dia saja yg membawamu pergi dari pandang dan ingatan ku
Aku tidak bisa menggambarkan perasaan ini mendadak ku harus berada di sisi mu
Bahkan andai ku bisa, melalui kematian ku kan menyembunyikan semua yg ku rasakan

Aku ingin menulis, tapi aku lupa bagaimana untuk menggambarkan apa yang dimaksud
Aku ingin menulis tentang mu tetapi aku tidak bisa lagi mengingatnya…
Aku tidak bisa menggambarkan perasaan yg hilang, perasaan yg menyita semua angan
Atau dari jeritan yg diam, mimpi-mimpi indah dengan hanya kau dan aku
Tetapi… aku ingin…

(Oct 27th 2007)



No comments:

Post a Comment

Viewers