
Seperti angin yg tak mampu di genggam, bak senyuman mu yg hilang di telan pekatnya malam. Yg kesunyiannya menyembunyikan temaram bulan dan gemintang, walau tak tampak hujan namun kekosongan terhanyut dalam kebisuan yg mendalam…
Tak seperti dikala pertama dirimu ku kenali lewat torehan torehan jemari dengan berjuta imaji, yg tlah mematri harapan dihati. Kurajut dalam segenap janji diri sejenak dalam ketafakkuran bathin ini, tetapi bak rembulan yg terhempas mentari, seolah kau menjauh ketika waktu mematangkan hari…
Dimana sebuah salam pun seolah dipenjara dalam diam, seolah menunjukkan kebutaan makna di penghujung keheningan malam. Memaksa mata tuk enggan terpejam yg menyadarkan kerinduan, yg mungkin tlah memasung angan dalam genangan kusam…
~271213 ; 04.00~

No comments:
Post a Comment