SYAIR NESTAPA RINDU


SYAIR NESTAPA RINDU
 
Betapa dapat aku mendesahkannya…
aku bimbang dia mungkin berbaur luka…
tapi, bilakah hati ini indah terpaut untuknya…?
karna dia tersimpan dalam relung jiwaku…
tetapi aku risau, dia akan terhempas…
di telinga pendengaran yg keras…


Perilaku benakku saksi bisu kehadirannya…
bagai danau tenang yg memantulkan cahaya…
bintang-bintang bergemerlapan…
air mataku menandai sendu dlm doa…
bagai titik-titik embun syahdu…
yg membongkarkan rahasia mawar layu…


Pabila kusentuh hujung jemariku…
terasa getaran kehadirannya begitu syahdu…
namun pabila kutatap penglihatan batinku…
nampak di dalamnya bayangan pilu…


Hingga di dasar relung jiwaku…
tajam bergema syair nestapa rindu…
yg bernafas di dalam benih hatiku…
yg tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit…
ia meneguk rasa kasihku dalam waktu yg menipis…
dan mengalirkan sayang namun teramat melukakan…
By Ibnoe @ Medan, 25 Feb 2010



No comments:

Post a Comment

Viewers