
KARNA HUJAN
ketika gurauan langit kembali mengusung kelam…
candanya menyesatkan mentari dimega mega hitam…
yg tlah menyambut datangnya angin tak beraturan…
bertirai kumpulan awan pekat tak berkesudahan…
akupun tertawan dalam torehan parau…
karna jika aku turuti menghempas lajumu…
lelahnya mendung hanya menyisakan semu…
ketika senyum mu terlihat kian tak utuh…
dan sebait gigil dibalik relung qalbu ku…
berpendar dalam hirau kebisuan mu …
karna dibalik gerak laku jiwa yg membisu…
menyurat seraut paras asing dalam tatapan jiwa itu…
telukislah ketika hadirnya kegelapan mayapada…
memeluk erat pinggiran nurani dalam segumpal wajah hampa…
meretas karna gerah, tak berwujud tersebab dibalut kabut asa…
lalu kembali menyulang lengang di pelataran senja…
bertambahlah badai menikam buku harianku…
dan tak sedikit aku berniat menutupnya dari candumu…
walau aku masih merasa kuat saat ini, tetapi entah esok hari…
karna hujan kembali menyulang kedalam rahasia sepi…
~150114~
JILID V


No comments:
Post a Comment