PENAMU MERUBAH WARNA JORETANKU

MENU
*Masih Tampak Pias
*Hilangnya Kesabaran

*Karna Dilema
*Wahai Sang Pemilik
*Wahai Sang Waktu Yg Kan Berganti
*Penamu Merubah Warna Joretanku
*Suara Hati Tanpa Alur
*Tak Berdaya
*Seruak Mimpi
*Suatu Kekalahan
*Percuma
*Adakah Waktu Sebelum Berakhir
*Mengilhami Sujud Yg Panjang



 KARNA PENAMU
MERUBAH WARNA JORETANKU


bahkan senjapun tlah mampu membungkus tawanya dalam sunyi…
bagai meminta joretan joretan tak mengena arti…
sebab karya manis dan beberapa kata-kata itu dicuri…
dan di hasut oleh seorang penodong, penjarah, penista…!!
yg bersembunyi dalam renangan perkataan siasat, mengkhianati…!!


lalu dan hanya lalu dalam keacuhan melihat waktu yg habis…
melihat waktu yg tak mungkin kembali…
melihat waktu yg tak pernah berhenti…
terpaku tak sadarkan diri, diam tanpa kata di alam hampa…
termenung dengan tatapan kosong menyibak wajah layu yg kian usang
dengan terdiam sendirikah…?!


atau sambil lalumu menanti malam saja…?!
seolah sedih melihat sang malam yg akan kembali gundah…
langit yg akan gelap nan sunyi, merasuki celah hati…
betapa sakit nan kecewakah…?!
atau hanya ingin sekedar melihat kenyataan yg pahit itu…?!
ketika harap kau gantung setinggi langit terukir indah…
dalam secarik kertas suci yg kau beri dengan sebuah pena…
tak wujudkan dirimu yg seolah ulurkan tangan…


mengadu sajalah pada sang waktu, apakah ia akan kembali…?
atau menangis sajalah selama malam yg kau sunyi nanti…!
ternyata ia enggan melihat dan ternyata ia hanya kelam gulita…
karna penamu tlah merubah warna joretanku menjadi memerah kelam...!!
walau aku tak inginkan itu karnamu, paham mu tak mengena arti…

~010114~


MENU UTAMA PUISI
| JILID I | JILID II | JILID III | JILID IV | JILID V | JILID VI |
|BUKU HARIAN |


Bang Regar

http://siharkomputer.blogspot.com/2013/08/sihar.komputer.html
 



No comments:

Post a Comment

Viewers