SUARA HATI TANPA ALUR

MENU
*Masih Tampak Pias
*Hilangnya Kesabaran

*Karna Dilema
*Wahai Sang Pemilik
*Wahai Sang Waktu Yg Kan Berganti
*Penamu Merubah Warna Joretanku
*Suara Hati Tanpa Alur
*Tak Berdaya
*Seruak Mimpi
*Suatu Kekalahan
*Percuma
*Adakah Waktu Sebelum Berakhir
*Mengilhami Sujud Yg Panjang



SUARA HATI TANPA ALUR
 
tanyakan pada hatimu…
mengapa akulah yg berbeda…?
sedang mereka mengharap aku pergi jauh…
sesuatu yg kau cipta sendiri dengan angka dan hurufmu…
yg terengah-engah datang menyuakan muka…
berharap berjumpa kasih mesrah…
tanpa bicara…!!

 
aku tak menunggu hati yg patah…!
kembalilah percayamu, buatlah pelangi dimatamu…
karna kau tak pantas untuk menangisi ini…
diam ku hanyalah untuk lebih mencintaimu…
tak ingin tenggelam dalam fitnah yg kejam…
sebab gemintang malam ku menunggu mentari…
dimana pendusta memakai namaku tuk berlari…
tapi biarkan sajalah…!!

 
dan bukan aku yg tak menyapa…
namun kau yg enggan bicara…
karna aku semakin tak mengenalimu ketika ku ikuti caramu…
dan bukan di titik jemu yg menodai fitrah itu…
karna hakikatnya kita semua hamba, yg akur dengan takdir-Nya…
tetapi lafas ingin mu tampak berbeda, walau sejenak sederhana…


walaupun aku tak pandai melihat isi hatimu…
tapi aku yakin tlah menyentuhnya, tanpa kau tahu…
karna bagiku, suara hati adalah bahasa mulut…
yg pernah kau ajak tertawa…!
tapi kini, bagaikan suara hati tanpa alur lagi…!

 

~020114~


MENU UTAMA PUISI
| JILID I | JILID II | JILID III | JILID IV | JILID V | JILID VI |
|BUKU HARIAN |


Bang Regar

http://siharkomputer.blogspot.com/2013/08/sihar.komputer.html



No comments:

Post a Comment

Viewers